kita semua pernah terluka karena cinta

*kita semua pernah terluka karena cinta dan butuh pertolongan

baru aja seorang teman bercerita. ia bingung bagaimana menghindari perhatian seorang cowok. memang dia salah, selama ini memberi harapan. tapi seiring berjalannya waktu – ketika dia tambah mengenal cowok ini – dia merasa tidak cocok lagi. lalu dia mengambil keputusan untuk menjauh. tapi – seperti yang biasanya terjadi – keputusan itu hanya disetujui oleh satu pihak. yang cowok, tidak bisa menerima dan berusaha untuk mengembalikan ‘masa-masa indah’ yang pernah mereka lewati sebelumnya.

pertanyaannya :
1. apakah si cewek boleh disalahkan karena keputusannya itu? (ingat, mereka belum punya ikatan apa-apa)
2. bagaimana masalah ini diselesaikan?

cerita yang sama bisa terjadi pada semua orang. kalo bahasa filmnya berbunyi : he’s just not that into you. dia hanya tidak cocok untukmu. bukan berarti kamu jelek, tidak layak dicintai, dan merasa perlu bunuh diri setelah itu.

selama masa pendekatan, hal seperti itu bisa saja terjadi. bahkan yang awalnya menggebu-gebu bisa saja mendadak hilang. ditelpon ga diangkat. di-sms ga dibalas. lalu muncul kemarahan, kenapa dia tega melakukan itu terhadapku?

ayolah, jawabannya sederhana. jangan terlalu keras berpikir. dia hanya tidak lagi merasa cocok. dia punya hak untuk melakukan itu. sebelum janur kuning melengkung, semua orang bisa memilih.

lalu, kamu mungkin bertanya : kalau begitu, betapa rapuhnya hubungan antara laki-laki dan perempuan, ya? IYA. bahkan untuk hal-hal sederhana, setiap orang bisa saja mengubah pikirannya.

pertanyaan selanjutnya, jadi, apakah aku perlu percaya pada seseorang?

teman, hidup ini tidak pasti. bahkan kita tidak tahu apa yang akan terjadi satu detik kemudian sebelum kita menjalaninya. ketika kamu berharap hubungan dengan seseorang berjalan mulus dan pasti, itu artinya kamu sedang salah memahami. kamu boleh saling berjanji, saling percaya, tetapi kamu juga harus bersedia kehilangan.

jadi, buat saya, jawaban atas pertanyaan di atas adalah sebagai berikut :
1. tidak salah
2. bicara baik-baik, lalu lupakan.

bodoh kamu, len. kamu pikir mudah? kamu pikir gampang? oh jelas tidak. tapi apa kamu punya pilihan lain? oh jelas tidak juga.

jadi harus bagaimana? lupakan, mulai dengan yang baru. jangan berharap kamu bisa berteman dengannya setelah peristiwa itu, dalam waktu dekat. kamu hanya akan melukai hatimu dan hatinya. jangan sok pahlawan dan berharap bisa menyembuhkan dia – jika kamu yang berposisi sebagai algojo – dengan cara memperhatikannya. dan jangan berharap ini hanya mimpi, semua akan kembali baik dan indah, jika kamu merasa menjadi korban.

memang begitu adanya. (kalo kamu percaya Tuhan, artinya: memang itu jalan yang harus kamu tempuh). kalau mau menggugat, silakan, tapi dengan cara yang cerdas. jangan bunuh diri. bunuh diri hanya akan membuatmu tidak punya kesempatan merasakan kisah yang lebih manis dari yang sekarang ini.

kamu skeptis? pesimis? terserah. segala yang terjadi di masa depan tidak lepas dari keputusan-keputusan yang kita ambil hari ini. jadi.. ya terserah..

3 tanggapan untuk posting ini.

  1. ini kunjungan balasan

    Dari semua postinganmu aku sengaja kasih comment yang ini, karena kasihan khan udah nulis susah-susah nggak direspon :p

    Yang jadi masalah adalah seringkali :
    1. Perempuan jauh lebih nggak punya perasaan dari pada laki-laki
    2. Sebaliknya, Laki-laki juga bisa lebih melankolik dari pada perempuan.

  2. terluka kerna cinta lama ku jalani kini hati aga terbebanne masa lalu yang sangat menyakite

  3. terluka kerna cinta kecewa kerna dusta air mata tak dapat ku tahan apa aku akan mati perlahan bersama cinta yang tak seperti harapan

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.